Tampilkan postingan dengan label Bonus Demografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bonus Demografi. Tampilkan semua postingan

29/02/16

Refleksi Kemiskinan, Reaksi Bonus Demografi


Sumber : http://www.kartunesia.com/
Indonesia merupakan negara yang begitu jaya akan berbagai kebesaran multidimensi. Negara kepulauan yang dibentuk oleh sekitar 17.508 pulau ini menempati peringkat keempat sebagai negara berpenduduk terbesar di dunia, setelah Cina, India, dan Amerika Serikat. Hal ini dibuktikan dengan fakta hasil Sensus Penduduk tahun 2010 yang menyatakan bahwa Indonesia dihuni oleh  237.641.326 jiwa. Jumlah penduduk Indonesia akan terus bertambah secara simultan sebagai akibat laju pertumbuhan penduduk yang tak kunjung menurun sejak dua dekade lalu yakni sebesar 1,49% per tahun. Sebuah fakta yang mengkhawatirkan dimana upaya yang dilakukan untuk menekan laju pertumbuhan seolah tak berbekas pada kondisi kependudukan Indonesia.

Pendidikan Kependudukan dan Aborsi

Solusi Mengatasi Pro-Kontra Aborsi



Berdasarkan data kependudukan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), negara yang menempati urutan empat besar berpenduduk terbesar di dunia adalah Cina, India, Amerika Serikat, dan Indonesia. Sebagai negara-negara yang berpenduduk terbesar, ledakan jumlah penduduk menjadi masalah krusial yang umum dihadapi oleh negara-negara tersebut. Pemerintah menjadi pihak yang berwenang menekan laju pertumbuhan penduduk dalam menangani masalah-masalah kependudukan, khususnya masalah ledakan jumlah penduduk yang dilakukan melalui berbagai kebijakan.

06/09/15

FAQ Sayembara Kependudukan BKKBN

Menindaklanjuti berbagai pertanyaan yang mengemuka dari segala penjuru (hehehe...),di kesyahduan malam yang menenangkan, saya akan berusaha menjawab berbagai pertanyaan dengan satu artikel ini. Ayo kita mulai....:D

Tak banyak yang tahu (atau mungkin tak banyak orang yang saya kenal tahu tentang ini) bahwa sebenarnya SETIAP TAHUN (tahun ini memasuki tahun ketiga) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) serta Provinsi mengadakan berbagai SAYEMBARA bertema kependudukan bagi generasi muda usia 15 hingga 24 tahun.
Disini juga saya berikan poster-poster sayemabara tahun sebelumnya (yang Anda juga bisa dapatkan dari google)


Kenapa disebut sayembara?
  • Ya..karena memang tidak dinamakan 'lomba' atau 'kompetisi'. hehehe 
  • Tapi, saya setuju jika namanya 'sayembara' karena pas dengan konsep kegiatannya. Jika Anda mengikutinya akan terasa aura sayembaranya!
BKKBN mengadakan tiga sayembara secara bersamaan yakni SAYEMBARA PENULISAN KREATIF,SAYEMBARA PIDATO, dan SAYEMBARA BLOG

Ini Sayembara tingkat apa ya?
  • Sayembara yang dilakukan BKKBN merupakan sayembara tingkat NASIONAL namun didahului dengan SELEKSI PROVINSI
  • Seleksi Provinsi dilakukan untuk Sayembara Penulisan Kreatif dan  Sayembara Pidato
  • Sayembara blog langsung dilakukan seleksi nasional dengan mengirim alamat blog pada panitia.
  • INGAT!!! Bahwa ada dua kategori untuk Sayembara Penulisan Kreatif dan Sayembara Pidato yakni KATEGORI REMAJA (15-19 tahun) dan KATEGORI DEWASA MUDA (20-24 tahun), sedangakan untuk Sayembaran Blog, TIDAK ADA KATEGORI (15-24 tahun)

04/06/15

POST-MDGS DAN BONUS DEMOGRAFI


OPTIMALISASI PENGEMBANGAN KINERJA PEMUDA SEBAGAI MESIN PENGHANCUR KEMISKINAN

 Millenium Development Goals (MDGs) adalah sebuah tujuan pembangunan millenium yang dirumuskan pada Agustus 2001. Sebuah tujuan millennium hasil Deklarasi 189 pemimpin yang memiliki visi mulia untuk membangun suasana kondusif bagi pembangunan seluruh masyarakat dunia serta mengentaskan kemiskinan. MDGS sendiri ditargetkan akan terlakasana secara keseluruhan pada tahun 2015 dengan 8 tujuan utama, yakni menanggulangi kemiskinan dan kelaparan ,mencapai pendidikan dasar universal ,Mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan ,menurunkan angka kematian anak ,meningkatkan kesehatan ibu ,memerangi HIV / AIDS, malaria dan lainnya ,memastikan kelestarian lingkungan hidup dan mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan. 


MODAL SOSIAL & MODAL MANUSIA : Kajian Sumatera Selatan


PONDASI PEMBANGUNAN KUALITAS BONUS DEMOGRAFI
PENGHALAU KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN

 Ledakan Kelahiran, Ledakan Fenomena

Sumber : ketikketik.com
Indonesia telah memasuki sebuah era baru dalam sejarah peradaban manusia. Sebuah era akibat laju zaman yang terus-menerus bergerak khususnya pada subjek utama penggerak zaman yakni manusia. Fenomena perubahan berbagai struktur dan komposisi manusia sebagai penduduk secara agrerat dikaji melalui ilmu demografi. Tanpa disadari oleh setiap lapisan penduduk Indonesia, pergerakan fenomena demografi saat ini telah mencapai sebuah titk krusial yang unik, yakni bonus demografi. Bonus demografi merupakan hasil pergerakan transisi demografi dimana angka kelahiran telah menurun dari tingkat kelahiran yang tinggi padaperiode sebelumnya. Sebuah wilayah dikatakan mengalami bonus demografi jika dua penduduk usia produktif (15-64 tahun) menanggung satu orang tidak produktif (kurang dari 15 tahun dan lebih dari 64 tahun).